BNPB Respons Cepat: Aceh Tamiang Ajukan 10 Hektare untuk Huntara Korban Bencana

    BNPB Respons Cepat: Aceh Tamiang Ajukan 10 Hektare untuk Huntara Korban Bencana
    Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari

    BANDA ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang yang telah mengajukan permohonan lahan seluas 10 hektare. Pengajuan ini krusial untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak parah oleh banjir bandang.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan di Banda Aceh pada Jumat (19/12) bahwa usulan lahan tersebut merupakan angin segar dalam upaya pemulihan pascabencana.

    "Pemkab Aceh Tamiang sudah mengusulkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan huntara untuk masyarakat terdampak bencana banjir bandang di kabupaten tersebut, " ujar Abdul Muhari.

    Lahan yang diusulkan ini berlokasi di area perkebunan PTPN III, sebuah lokasi yang dinilai strategis untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal dari Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Tamiang Hulu.

    Kini, usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Direktur Utama PTPN III. BNPB, bersama instansi terkait, akan segera melakukan pengecekan mendalam terhadap lahan yang diusulkan, khususnya dari aspek mitigasi bencana.

    "Pengecekan aspek mitigasi bencana untuk melihat potensi banjir dan bencana lainnya. Tujuannya agar masyarakat yang tinggal di huntara terus nantinya bebas dari bencana, " jelas Abdul Muhari, menekankan komitmen untuk memastikan keamanan jangka panjang bagi para penyintas.

    Selain huntara, Pemkab Aceh Tamiang juga tengah mengupayakan pembangunan 25 titik hunian tetap (rihut) yang tersebar di berbagai kecamatan. Bagi masyarakat yang memilih untuk tinggal sementara di rumah kerabat, pemerintah daerah menyediakan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per keluarga setiap bulan.

    Upaya percepatan pembangunan huntara tidak hanya terfokus di Aceh Tamiang. BNPB juga tengah mengkaji usulan lahan di sejumlah daerah lain yang juga terdampak bencana, termasuk Kabupaten Aceh Utara, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Barat, dan Kabupaten Nagan Raya.

    Sementara itu, Kabupaten Bener Meriah mengajukan lahan di lima titik, Kabupaten Pidie Jaya di tiga titik, Kabupaten Gayo Lues sebanyak 13 titik, dan Kabupaten Aceh Tengah juga mengusulkan 13 titik lahan untuk pembangunan hunian.

    Perkembangan penanganan kebencanaan per Jumat (19/12) mencatat angka yang memilukan. Total korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Provinsi Aceh mencapai 455 jiwa, dengan 30 orang lainnya masih dalam pencarian. Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 498.182 jiwa, mengalami penurunan dibandingkan sehari sebelumnya. Pengungsi terbanyak masih berada di Kabupaten Aceh Utara (166.920 jiwa) dan Kabupaten Aceh Tamiang (159.744 jiwa). (PERS)

    bnpb aceh tamiang huntara bencana penanggulangan bencana mitigasi bencana
    Updates.

    Updates.

    Artikel Berikutnya

    Sentuhan Kemanusiaan Polri, Layanan Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN
    Putusan Pengadilan Terhadap Mantan Ibu Negara Korsel Terkait Kasus Dugaan Korupsi Segera Dibacakan
    Rumah Terendam, Tugas Tetap Jalan: Trauma Healing Mabes Polri Hadir untuk Personel Polres Aceh Tamiang
    Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga
    Kepala Staf Kepresidenan RI Berikan Apresiasi kepada Polri atas Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang
    Taruni Akpol Gelar Trauma Healing bagi Siswa TK Bhayangkari Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
    Bersatu Pulihkan Sumatra, Taruna Akpol Dikerahkan ke Aceh Tamiang, Hadirkan Aksi Nyata Pascabencana
    Kepala Staf Kepresidenan RI Berikan Apresiasi kepada Polri atas Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang
    Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga
    Polri Hadir Menyentuh dari Pintu ke Pintu: Layanan Kesehatan dan Home Visit Ringankan Derita Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang
    Sentuhan Kemanusiaan Polri, Layanan Kesehatan Pusdokkes Jangkau Warga Hingga Pelosok Aceh Terdampak Bencana
    Rumah Terendam, Tugas Tetap Jalan: Trauma Healing Mabes Polri Hadir untuk Personel Polres Aceh Tamiang
    BNPB Respons Cepat: Aceh Tamiang Ajukan 10 Hektare untuk Huntara Korban Bencana
    Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat
    Polri Hadir Menyentuh dari Pintu ke Pintu: Layanan Kesehatan dan Home Visit Ringankan Derita Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang
    Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga
    Rumah Terendam, Tugas Tetap Jalan: Trauma Healing Mabes Polri Hadir untuk Personel Polres Aceh Tamiang

    Ikuti Kami